Mataram (ANTARA News) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan mengeluarkan surat edaran tentang larangan penyeberangan malam hari ke tiga gili di Lombok Nusa Tenggara Barat, pada malam Tahun Baru 2018 nanti, yakni Gili Trawangan, Meno, dan Air.

"Alasan penutupan ini untuk menghindari terjadinya kecelakaan di laut akibat faktor cuaca," ujar Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Bayu Windia di Mataram, Rabu.

Berdasarkan surat edaran Kemenhub No. UM.003/03/12/KUPP.PMG-17, penutupan aktivitas penyeberangan tersebut mulai diberlakukan Minggu (31/12) baik dari dan menuju tiga gili yang melalui Pelabuhan Bangsal, Teluk Nare, Teluk Kodek, Nipah, Mentigi, Kecinan dan Senggigi.

Selain mengeluarkan larangan aktivitas penyeberangan, dalam surat edarannya, Kemenhub juga melarang operator pelayaran mengangkut penumpang melebihi kapasitas angkut armada.

"Agar alat-alat keselamatan di atas kapal dilengkapi dalam kondisi baik dan siap pakai," jelasnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Internasional Lombok (BIL) juga telah mengeluarkan peringatan cuaca di sekitar perairan NTB.

Hal ini menyusul terjadinya peningkatan kecepatan angin di wilayah Lombok dan Sumbawa bagian barat. Terjadi palung tekanan rendah di NTB sehingga menyebabkan hujan ringan, sedang, hingga lebat di sebagian wilayah Lombok Barat, dan Lombok tengah bagian selatan.

Untuk itu diimbau kepada masyarakat agar berhati-hati selama beraktivitas di luar ruang.

"Potensinya masih harus diwaspadai hingga 2-3 hari kedepan," terang Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Lombok, BMKG NTB, Oral Sem Wilar.

Pewarta: Nur Imansyah A
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2017