Jakarta (ANTARA News) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar menyambut baik paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan Pemerintah mulai menunjukkan hasil positif dalam bentuk penguatan rupiah, meningkatnya harga-harga komoditas pertambangan dan perkebunan, yang memantik harapan terus meningkatnya laju perekonomian pada semester kedua tahun ini.

"Saya ingin desa-desa berkontribusi nyata dalam proses pemulihan ekonomi nasional, karena itu saya terus mendorong dana desa segera diterima desa dan langsung digunakan untuk membangun infrastruktur desa, menggerakkan usaha ekonomi desa, sehingga ekonomi desa bergerak cepat dan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional sekarang ini," kata Marwan dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu.

Menurut Marwan, kontribusi desa bisa diwujudkan melalui upaya peningkatan daya beli masyarakat desa, yang merupakan salah satu instrumen untuk menggairahkan kembali perekonomian yang sedang lesu. Dengan meningkatnya daya beli, diharapkan akan mendorong konsumsi, meningkatkan transaksi perdagangan, dan roda ekonomi berputar cepat.

"Dana desa kita genjot realisasinya saat ini memang salah satunya untuk memulihkan dan meningkatkan daya beli masyarakat, dengan dana desa digunakan untuk infrastruktur yang padat karya maka akan menyerap banyak warga desa yang bekerja, mereka mendapat upah, bisa membeli kebutuhan pokok, ini akan mendorong konsumsi dan menggerakkan roda perekonomian," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan sampai dengan awal Oktober dana desa yang telah masuk kas kabupaten/kota mencapai Rp16,5 trilyun atau 80 persen, dan dari kabupaten/kota ke desa penyaluran dana desa sudah mencapai Rp7,1 trilyun atau 35 persen. Dan sejauh ini diperkitakan lebih dari 45 persen dari dana desa tersebut yang sudah dibelanjakan oleh desa-desa.

"Saya optimistis pembangunan desa yang didanai dana desa akan memicu terjadinya pemulihan ekonomi desa untuk bergerak cepat, daya beli masyarakat meningkat, perdagangan meningkat, industri rumahan desa berkembang, hal ini secara langsung akan ikut mendorong pemulihan ekonomi di perkotaan dan selanjutnya berkontribusi pula mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional," imbuh Marwan.

Untuk itu, Menteri asal PKB ini tidak kenal lelah memantau dan mendorong penyaluran dana desa agar segera diterima desa, dan langsung digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur desa maupun usaha produktif desa yang bisa menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat desa.

"Kita perlu mencontoh kerja keras Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang telah berhasil menyalurkan 95 persen dana desa ke desa-desa, dan langsung digunakan untuk membangun infrastruktur desa, seperti jalan poros tani yang akan meningkatkan produktifitas pertanian desa, selain itu proyek ini juga menggunakan pasir dan batu dari desa, banyak tenaga warga desa yang bekerja dan berpenghasilan, bisa memenuhi kebutuhannya, dan ekonomi desa juga bergerak," katanya.

Marwan optimistis kontribusi desa terhadap perekonomian nasional akan terus meningkat jika pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa dapat berjalan maksimal sesuai dengan target. Salah satunya dengan mempercepat penyaluran dana desa ke desa hingga 100 persen, dan dana desa tersebut langsung digunakan untuk membangun desa dan memberdayakan masyarakat desa, khususnya di bidang infrastruktur dan ekonomi.

"Saya sangat berterima kasih atas besarnya perhatian Presiden terhadap pembangunan desa dan penyaluran dana desa ini, beliau terus mendorong agar penggunaan dana desa betul-betul bisa menggerakkan ekonomi di bawah, di desa, dan juga bisa meningkatkan daya beli rumah tangga," demikan Marwan Jafar.

Pewarta: Ruslan Burhani
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2015