Moskow (ANTARA) - Tenaga kesehatan di seluruh India memutuskan untuk melakukan aksi mogok tanpa batas waktu sebagai bentuk protes terhadap pemerkosaan dan pembunuhan seorang dokter magang di Rumah Sakit RG Kar di Kolkata, lapor lembaga penyiaran NDTV, Senin.

Pekan lalu, jasad seorang perempuan berusia 32 tahun, yakni dokter magang pascasarjana, ditemukan di aula seminar Rumah Sakit RG Kar.

Polisi kemudian menangkap Sanjoy Roy yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Roy adalah relawan sipil yang kerap mengunjungi rumah sakit dan Sekolah Kedokteran RG Kar.

Para dokter di New Delhi, Mumbai, Kolkata dan sejumlah kota lainnya mengumumkan penangguhan seluruh layanan medis sampai investigasi kasus pembunuhan tersebut rampung, lapor media tersebut.

NDTV melaporkan pula bahwa para pengunjuk rasa juga menuntut agar tingkat keamanan terhadap semua staf medis diperketat.

Sumber: Sputnik-OANA

Baca juga: Peneliti: pencegahan kekerasan terhadap perempuan dimulai dari keluarga
Baca juga: Kaum wanita bakar rumah tersangka kekerasan seksual di India
Baca juga: Kejahatan terhadap perempuan, dari Lahore hingga Lucknow

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2024