Jadi kalau kita memotret sesuatu, kita kan harus punya komitmen
Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi Informasi Pusat Donny Yoesgiantoro mengatakan tantangan yang masih dihadapi dalam penyusunan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) adalah terkait independensi.

“Tantangannya karena kita belum independen. Jadi kalau kita memotret sesuatu, kita kan harus punya komitmen. Kemudian kita harus punya kesepahaman dengan apa yang mau kita potret. Bagaimana itu bisa terjadi kalau kita masih dibelenggu kiri kanan?” ungkap Donny saat dijumpai di sela kegiatan penyusunan IKIP 2024 di Jakarta Pusat, Kamis.

Oleh sebab itu, Donny berharap ke depannya terdapat pengembangan teknologi dalam penyusunan IKIP untuk mengatasi tantangan tersebut.

Saat ini, Donny menjelaskan pengolahan data penyusunan IKIP masih dilakukan oleh manusia. Sehingga, dikhawatirkan hasilnya masih tercampur dengan faktor emosional.

“Itu harus (ada pengembangan teknologi). Kalau sudah ada akun, kita bisa memantau dari awal. Sekarang kan zamannya teknologi. Kemudian bisa juga diadakan e-IKIP. Jadi kita bisa melihat pergerakan keterbukaan informasi publik dari waktu ke waktu. Teknologi, sistem, itu memang jawabannya,” kata Donny.

Sebagai informasi, IKIP merupakan salah satu program Prioritas Nasional berdasarkan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) serta dimuat dalam Peraturan Presiden no.18 tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024 (RPJMN).

Oleh karena itu, IKIP digelar rutin setiap tahunnya. Pada tahun ini, IKIP akan menganalisis tiga aspek yang meliputi Kepatuhan Badan Publik terhadap UU KIP, persepsi masyarakat terhadap UU KIP maupun haknya atas informasi, dan kepatuhan Badan Publik terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi terutama kepatuhan dalam melaksanakan putusan sengketa informasi publik untuk menjamin hak masyarakat atas informasi.
Baca juga: KI DKI minta parpol selalu terbuka dan informatif untuk naikkan citra
Baca juga: E-Monev bagi BUMD untuk menjaga kepatuhan badan publik
Baca juga: KI DKI dan PAM Jaya sepakat perkuat layanan informasi publik


Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2024