Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dalam sambutannya pada pembukaan Jakarta Fair Kemayoran 2024 di JIEXPO Keamayoran, Jakarta, Rabu malam.
"Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta memiliki sejarah panjang yang mengakar pada sejarah budaya Jakarta. Jakarta Fair bertransformasi menjadi ajang pameran moderen di Kemayoran," kata dia.
Baca juga: Jakarta Fair berdampak terhadap penurunan pengangguran
Heru merujuk data yang menyebutkan bahwa Jakarta Fair tahun lalu yang diikuti sebanyak 2.500 peserta, menghasilkan transaksi ekonomi sekitar Rp7,3 triliun selama 33 hari. Adapun jumlah pengunjung tercatat sebanyak enam juta orang.
Adapun tahun ini, Jakarta Fair diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan mampu bersaing di pasar dunia.
Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2024 resmi dibuka malam ini dimeriahkan pesta kembang api dan tarian, dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju, pihak Kepolisian serta TNI.
Baca juga: LRT Jakarta hadirkan "train simulator" di Jakarta Fair
Harga tiket masuk dibanderol Rp40 ribu per orang untuk hari Senin saja, namun tidak termasuk tiket masuk konser. Sementara pada Selasa-Jumat, harga tiket sebesar Rp50 ribu dan akhir pekan Sabtu-Minggu dan hari libur bersama Rp60 ribu.
Pengunjung PRJ bisa menyaksikan penampilan sejumlah band dan musisi Indonesia antara lain Slank, Fortwnty, Tipe-X, Superman Is Dead, Last Child, The Sigit, The Adams, NDX AKA, Fiersa Besari, Maliq n D’Essentials, Tonny Q, Feel Koplo dan lainnya.
Adapun pameran Jakarta Fair Kemayoran tahun ini diikuti oleh 2.550 perusahaan peserta yang terdiri dari 1.550 stan yang memamerkan berbagai produk unggulan.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2024