Vaksin datang di hari Rabu, pekan kemarin, sebanyak 10 ribu dosis dan posisi vaksin berada di Balai P2V
Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Banten telah menyiapkan beberapa langkah upaya menjelang Hari Raya Idul Adha Tahun 2023 diantaranya memastikan kesehatan hewan kurban dan mengantisipasi penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan dengan menyiapkan 10 ribu dosis vaksin.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid di Serang, Rabu mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lapak-lapak penjual hewan kurban di Provinsi Banten.

Dalam mengantisipasi penyakit LSD, kata Agus, Pemprov Banten tengah melakukan beberapa langkah. Diantaranya melakukan bioscurity, karantina, pengawasan lalu lintas ternak, pemberian vitamin, pengobatan kepada hewan yang sakit dan pemberian vaksin.

"Vaksin datang di hari Rabu, pekan kemarin, sebanyak 10 ribu dosis dan posisi vaksin berada di Balai P2V. Rencana pekan ini akan kita dropping sesuai permintaan Kabupaten/Kota. Paling banyak Kabupaten Tangerang sebanyak 5.000 dosis," kata Agus

Ia mengatakan, meskipun LSD penyakit tidak mematikan pada hewan, namun perlu tetap diantisipasi karena khawatir menjadi wabah yang nantinya bisa merugikan para pedagang hewan.

"Ini kan penyakit kulit pada hewan yang ditularkan oleh lalat. Kalau hewannya penyakitan, kan nanti tidak ada yang beli karena tidak memenuhi ketentuan untuk hewan kurban," kata Agus.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan Pemerintah Provinsi Banten telah menyiapkan beberapa langkah upaya menjelang Hari Raya Idul Adha Tahun 2023. Di antaranya memastikan kesehatan hewan kurban dan mengantisipasi penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan.

"Untuk hewan kurban kita terus koordinasi terkait ada informasi perkembangan penyakit LSD itu. Kita punya langkah-langkah teknis untuk hal tersebut. Seperti mengumpulkan data-data dan akan berkomunikasi dengan para peternak," kata Al Muktabar.

Menurut Al Muktabar, untuk pengawasan lalu lintas atau keluar masuknya hewan kurban, pihaknya akan melakukan kerjasama antar daerah untuk memastikan kesehatan hewan dan mengoptimalkan pos cek point lalu lintas hewan.

"Kita kerjasama dalam rangka kita saling mendukung," katanya.

Selain itu, kata Al Muktabar, Pemprov Banten bersama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota telah menyiapkan tim pengawasan untuk memastikan kesehatan hewan kurban di Provinsi Banten.

Baca juga: Sudin KPKP Jakbar periksa hewan kurban di delapan kecamatan
Baca juga: Antisipasi penyakit LSD , ratusan sapi-kerbau di Purwakarta divaksin

Pewarta: Mulyana
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2023