Kairo (ANTARA) - Pameran budaya bertema teh digelar pada Kamis (25/5) di Kairo, ibu kota Mesir, dengan lebih dari 200 orang berkumpul untuk mencicipi teh China yang terkenal, melihat langsung seni pembuatan teh, dan menikmati pertunjukan budaya.
Diselenggarakan dengan mengusung tema "Teh: Hadiah dari China untuk Dunia", pameran tersebut dihadiri oleh Duta Besar China untuk Mesir Liao Liqiang, mantan perdana menteri Mesir Essam Sharaf, dan Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab Khalil Ebrahim Mohammed Saleh Althawadi, serta para pejabat pemerintah, perwakilan media, dan pecinta teh dari China dan Mesir.
"Teh bukan hanya simbol spiritual bangsa China, tetapi juga penghubung maupun jembatan antara China dan seluruh dunia," kata Liao dalam pidatonya.
Liao menuturkan bahwa teknik pengolahan teh tradisional China serta praktik sosial terkait, yang tercantum dalam Daftar Perwakilan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) tentang Warisan Budaya Takbenda Manusia pada 2022, menjadi kekayaan bersama seluruh umat manusia.
Liao mengungkapkan harapannya agar teh dapat berkontribusi dalam memperkuat hubungan antara China dan Mesir.
Disponsori bersama oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China, Kedutaan Besar China di Mesir, dan Sekretariat Jenderal Liga Arab, acara tersebut menjadi perhentian terahkir dari tur global "Tea for Harmony Yaji Cultural Salon" untuk mempromosikan tradisi pembuatan teh dan budayanya yang kaya di China.
Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2023