Padang (ANTARA News) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menyebutkan bantuan bencana tsunami di Kepulauan Mentawai, sudah terhimpun senilai Rp2,5 miliar lebih mamasuki hingga hari ke sepuluh pasca gempa dan tsunami Mentawai.

"Jumlah dana bantuan kemanusian yang sudah diterima BPBD sampai posisi 2 November 2010 sudah mencapai Rp2,5 miliar. Pada Rabu juga ada bantuan yang mengalir tetapi belum diup-date datanya," kata Kepala BPBD Sumbar, Harmensyah, kepada wartawan di Padang, Rabu.

Harmensyah menjelaskan, semua bantuan yang masuk melalui BPBD tetap di up-date datanya tiap hari, sehingga bisa diketahui oleh publik melalui situs internet yang diinformasikan BPBD.

Namun, untuk bantuan yang disalurkan dari berbagai pihak pada 3 November 2010 memang belum di up-date, tetapi sudah tercatat, di antaranya senilai Rp100 juta dari PT PLN (Persero) dan sebesar Rp275 juta dari PT. Sabang Merauke Raya Air Charter (SMAC).

Selain itu, ada juga bantuan dari Bakrie Group pada (3/11) kepada BPBD, tapi masih dalam bentuk simbolis dan belum dalam bentuk dana kesnya.

Harmensyah menjelaskan, pihaknya melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sumbar, sebagai uaditor, serta pengawasan internal.

Tujuan melibatkan aditor internal dan eksternal dalam penerimaan dan pengeluaran dana bantuan kemanusian untuk bencana tsunami Mentawai, supaya pengelolaan jelas.

"Kita pengelolaan bantuan dana kemanusian transparansi dan akuntabel, sehingga diperlukan melibatkan auditor eksternal dan internal," katanya.

Jadi, penggunaan dana bantuan kemanusian dialokasi untuk masa tanggap darurat, masa pemulihan sampai rehabilitasi dan rekonstruksi untuk korban bencana tsunami Mentawai.

"Kita berharap bantuan dana kemanusian masih terus mengaril dari berbagai pihak, guna meringankan beban korban gempa tsunami Mentawai," katanya.

Data sementara jumlah rumah penduduk yang hancur atau rusak berat akibat gempa dan tsunami pada (25/10) lalu, sedikitnya sekitar 517 unit rusak berat, dan tercatat 204 unit rumah rusak ringan.

Gempa dengan kekuatan 7,2 SR disusul gelombang tsunami dengan ketinggian capai 12 meter terjadi di Kabupaten Mentawai menyebabkan 428 orang meninggal dunia.

Korban yang mengalami luka-luka ketika terjadi gempa dan tsunam,i yakni 172 orang mengalami luka berat, 325 orang kondisi luka ringan. Warga yang berada pada tempat pengungsian sebanyak 15.097 jiwa.
(T.ANT/P003)

Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2010