Yogyakarta (ANTARA News) - Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata akan memperkenalkan olah raga digabung rekreasi melalui penyelenggaraan International Merapi Climbthon pada pertengahan Juli 2010.

Menurut Kasi Objek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Pipo Arokhmanuri, Kamis, kegiatan internasional ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta, karena climbthon merupakan gabungan olah raga yang mengandalkan fisik dengan rekreasi.

Ia mengatakan di luar negeri olah raga seperti ini dikenal dengan sebutan triatlon. Sedangkan climbthon merupakan gabungan olah raga climbing, treking, dan marathon.

"Meski di Indonesia triatlon belum memasyarakat, namun Dinas Pariwisata DIY optimistis kegiatan itu akan diikuti peserta dalam jumlah banyak, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara yang sedang berlibur di Yogyakarta," katanya.

Dia berharap climbthon akan menjadi daya tarik bagi wisatawan, karena peserta kegiatan ini akan melewati jalan setapak dengan tantangan medan yang berat.

"Dengan mengikuti climbthon, juga akan menyadarkan peserta tentang arti penting cinta lingkungan dan ekowisata," kata Pipo yang juga menjadi ketua panitia kegiatan tersebut.

Ia mengharapkan peserta International Merapi Climbthon (IMC) nanti tidak hanya dari kalangan wisatawan domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di Yogyakarta.

"Peserta dari kalangan wisatawan mancanegara menjadi target utama penyelenggaraan IMC agar pariwisata Yogyakarta semakin dikenal di dunia internasional," katanya.

Menurut dia, peserta IMC akan menempuh jarak sekitar delapan kilometer di kawasan objek wisata Kaliurang, yaitu wilayah selatan kaki Gunung Merapi.

Peserta melakukan "start" dan "finish" di Gedung Museum Gunung Merapi di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, DIY. (H008/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010