Sana'a (ANTARA News/Saba-OANA) - Ulama asal Iran Abdul Karim Mousawi Ardebili mengatakan bahwa perang terhadap pemberontak Al Houthi di provinsi Saada, Yaman Utara, bukan melawan kaum Syiah.

Ardebili juga menyatakan bahwa Al Houthi dan militan Alqaeda saling berkaitan, demikian laman milik negara "26sep.net", Sabtu.

Yaman telah mendesak Iran agar mengambil langkah-langkah diperlukan atas lembaga-lembaga agama yang berkedudukan di Iran karena dugaan turut membiayai pemberontak Al Houthi di bagian utara Yaman.

Yaman menuding penguasa agama Iran mendukung pemberontak itu, dengan menyatakan banyak bukti yang menunjukkan keterlibatan Iran dalam aksi tersebut.

Angkatan Darat Yaman terus bertempur melawan pemberontak sejak Agustus dengan merebut benteng-benteng mereka, membunuh dan menewaskan ratusan pemberontak Al Houthi.

Konfrontasi pecah lagi tahun ini. Pemberontakan mulai terjadi pada 2004 ketika pemimpin Houthi waktu itu Hussein Badr al- Din al-Houthi terbunuh pada tahun yang sama dalam pertempuran dengan tentara. Ia memerintahkan para pengikutnya mengangkat senjata dan melawan penguasa.

Pemberontakan bertujuan antara lain mengupayakan otonomi bagi provinsi Saada di tapal batas Arab Saudi. (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2009