Jambi (ANTARA News) - Kasubdin LLAJ Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Anwar Harminto mingimbau pengemudi, baik angkutan barang dan penumpang untuk tidak takut melawan petugas LLAJ yang melakukan pungutan liar (Pungli).

"Kita tidak akan memberi ampun pada petugas LLAJ yang melakukan Pungli, untuk itu pada pengemudi Supaya tidak takut melawan bila dimintai uang di luar ketentuan," kata Anwar di Jambi, Kamis.

Ada kutipan resmi, seperti retribusi masuk terminal, baik bus maupun truk, serta retribusi daerah yang dikutip di terminal dan pos yang sudah disiagakan.

Ia menyebutkan, kutipan resmi yang dilakukan petugas LLAJ hanya di terminal dan tempat khusus yang dilengkapi dengan pos, bukan di sembarang tempat atau jalanan.
Petugas yang menghentikan kendaraan di jalanan itu pun dalam operasi bersama atau menghentikan kendaraan yang tidak mau masuk terminal atau berhenti di pos yang sudah disiagakan.

Penghentian kendaraan itu sifatnya juga untuk memeriksa dokumen kendaraan, bukan untuk meminta uang di luar ketentuan atau aturan yang sudah ditetapkan.

Ia menyarankan, jika ada petugas LLAJ yang mengutip uang di jalanan supaya tidak dilayani, jika memaksa, segera melaporkan pada atasannya di Dinas Perhubungan setempat.

Menyikapi kelancaran angkutan barang dan penumpang menyambut puasa dan hari raya Idul Fitri 1430 Hijriah, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait.

Khusus prasana jalan, baik jalan kabupaten, provinsi dan nasional, secara umum dalam kondisi baik, kalau pun ada kerusakan dalam skala kecil, dan kini tengah diperbaiki oleh Dinas PU setempat.

"Bekerja sama dengan aparat kepolisian, Dinas Kesehatan. Jasa Raharja, Organda dan lainnya juga akan disiagakan sedikitnya pos keamanan terpadu yang ditempatkan di daerah rawan kecelakaan, keamanan dan kemacetan," kata Anwar Harminto.(*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2009