Namang (ANTARA News) - Kepala Subbagian Kerja sama Afrika dan Timur Tengah Biro Luar Negeri Sekjen Kementerian Pertanian Republik Indonesia Widyanto Soetajan mengatakan Negara Uzbekistan merupakan target pasar untuk komoditas lada.

"Kita melihat Uzbekistan target pasar untuk komoditas strategis di antaranya lada dan cabai sesuai dengan permintaan mereka," katanya saat mendampingi Wakil Perdana Menteri Uzbekistan Y.M Zoyir Toirovich Mirzaev dalam kunjungannya di perkebunan lada Desa Namang, Bangka Tengah, Babel, Rabu.

Ia menjelaskan Uzbekistan melihat sejumlah negara tetangga mereka mengonsumsi dua komoditas unggulan tersebut sehingga tertarik untuk mengembangkan pasar lada dan cabai.

"Kami mempersilahkan mereka belajar dan meminta informasi terkait pengembangan tanaman lada dan cabai, tapi tolong dibantu pengembangan pasar," ujarnya.

Ia mengatakan Uzbekistan melihat pangsa pasar komoditas lada sangat luar biasa terutama negara di sekeliling mereka yang menjadikan lada sebagai konsumsi pokok.

"Mungkin mereka tidak tahu bagaimana rasa lada, tetapi mereka melihat pangsa pasar di luar negara mereka sangat menjanjikan," ujarnya.

Justeru itu, kata dia delegasi dari Uzbakistan datang ke Bangka Belitung untuk melihat langsung kondisi kebun lada dan proses produksinya.

"Tentu kalau kita ingin lada bisa menembus pasar Uzbakistan harus memperbaiki kualitas dan memenuhi standarisasi sesuai keinginan mereka," ujarnya.

Pewarta: Ahmadi
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2017